Menghitung Dimensi Pipa dengan Aplikasi Epanet versi 2

Epanet adalah program komputer yang menggambarkan simulasi hidrolis dan kecenderungan kualitas air yang mengalir di dalam jaringan pipa. Jaringan tersebut terdiri dari pipa, node (titik koneksi pipa), pompa, katup, dan reservoir. Aplikasi epanet dapat mensimulasikan kondisi tekanan air di tiap titik dan kondisi konsentrasi bahan kimia mengalir di dalam pipa selama dalam periode pengaliran. Sebagai tambahan, usia air (water age) dan pelacakan sumber dapat juga disimulasikan.

Langkah awal membuka Epanet versi 2 yaitu sebagai berikut:

1. Lakukan Setting Project

  • Click default
  • Atur Hydraulic dan flow unit (sesuaikan) – Click ok.

2. Pengaturan View

  • Pilih option
  • Click view
  • Click notation, beri tanda ceklist pada kotak seperti gambar di bawah

  • Click ok

3. Tentukan Sumber Air

  • Click reservoir
  • Click di sembarang tempat
  • Atur ID, Total Head, dan elevated
  • Click 2x pada reservoar maka akan muncul

4. Menentukan Junction

  • Klik junction
  • Click disembarang tempat
  • Atur base dimand, elevasi, id node pada tabel berikut

5. Menentukan Diameter Pipa

  • Click pipa
  • Hubungkan pada setiap junction
  • Atur diameter, panjang dan kekasaran pipa

Setelah semua selesai, klik run kemudian akan muncul

dan lihat hasilnya secara keseluruhan pada tabel report, sesuaikan dengan kriteria desain.

Selamat mencoba.

Sekian & Terima kasih.

Shofa & Sasmitoh RR