Cara mudah Membuat Database MySQL dengan CMD (Command Prompt)

Assalamualaikum Wr. Wb

Welcome to Blog Ngoding Study Club, dimana tempat untuk rekan-rekan semua Belajar Bahasa Pemograman, dipembahasan sebelumnya saya menjelaskan tentang penjelasan sederhana SQL Dasar. nah di pertemuan kali ini saya akan menjelaskan tentang Praktikum membuat sebuah Database Mysql dengan menggunakan CMD (Command Prompt), disini saya menggunakan server Xampp. nah sebelumnya kalian pasti sudah membaca artikel sebelumnya yaitu tentang SQL Dasar, disitu lah kalian harus memahami terlebih dahulu SQL Dasar karena disitulah pondasi kalian bisa memahami artikel yang akan saya buat saat ini… okey jika kalian belum membaca kalian bisa KLIK Disini ya !!

Oke sebelum jauh kita melangkah alangkah baiknya kita mengucapkan “Bismillah” Terlebih dahulu sebelum mulai praktik Database ini 🙂

nah disini saya akan share tentang praktikum yang sebelumnya sudah saya praktikan, ini materi dari Dosen saya di kampus yaitu bapak Agung Nugroho, S.Kom, M.Kom. beliau adalah dosen pengampu mata kuliah Basis Data. dan tak luput juga dari bantuan Bapak Sasmitoh RR, S.Kom dan juga teman-teman NSC (Ngoding Study Club) yang selalu mensupport saya :-)..

 

PRAKTIKUM

  1. Buat sebuah database dengan nama latihan1!
  2. Buat sebuah tabel dengan nama biodata dengan field nama dan alamat pada database latihan1!
  3. Tambahkan sebuah kolom keterangan (varchar 15), sebagai kolom terakhir!
  4. Tambahkan kolom id (int 11) di awal (sebagai kolom pertama)!
  5. Sisipkan sebuah kolom dengan nama phone (varchar 15) setelah kolom alamat!
  6. Ubah kolom id menjadi char(11)!
  7. Ubah nama kolom phone menjadi hp (varchar 20)!
  8. Hapus kolom keterangan dari tabel!
  9. Ganti nama tabel menjadi data_mahasiswa!
  10. Ganti nama field id menjadi nim!
  11. Jadikan nim sebagai primary key!

oke langsung saja kita pecahkan kasus-kasus ini..

disini saya menggunakan server Xampp dan jika kalian belum download kalian bisa download Disini ya atau bisa juga kalian klik gambar dibawah ini 🙂

nah setelah kalian download dan install maka langkah selanjutnya yaitu membuka xampp controller lalu mengaktifkan server Apache dan Mysql seperti gambar dibawah ini

Untuk selanjutnya klik tombol Shell pada jendela Xampp Control. Maka akan muncul jendela seperti gambar dibawah ini

kemudian kita masuk ke server MySQL yaitu dengan cara mengetikan perintah berikut pada CMD: mysql -u root dan berikut penampakannya:

Setelah hal diatas sudah di lakukan mari kita lanjutkan ke step berikutnya, yaitu dengan cara memberikan instruksi berupa perintah-perintah SQL, berikut adalah contoh implementasi dalam operasi database.

a). Membuat database:

Ketika kita akan membuat database harus dipastikan dulu bahwa database yang akan dibuat belum ada (no exist). Kita akan membuat database dengan nama latihan1, perintah yang dilakukan adalah:

create database latihan1; kemudian tekan enter.

b). Untuk melihat database

Dengan perintah show databases;

c). Mengaktifkan database

Kita akan menggunakan database latihan1, tapi tadi sudah dihapus jadi harus dibuat lagi seperti cara nomor satu, berikut adalah perintah mengaktifkan database: use mahasiswa;

d). Membuat tabel

Hal yang penting dalam membuat tabel adalah menentukan nama tabel, nama kolom dan tipe kolomnya: Nama Table biodata dan field (nama varchar(40), alamat TEXT);

e). Melihat daftar tabel

Perintah yang digunakan untuk melihat tabel apa saja yang ada di dalam database adalah dengan mengetikan show tables;

f).  Melihat deskripsi tabel Sedangkan perintah yang digunakan untuk melihat deskripsi tabel digunakan perintah desc namatabel; 

g). Tambahkan sebuah kolom keterangan (varchar 15), sebagai kolom terakhir!

Perintah menambahkan field perintahnya seperti berikut ini : ALTER TABLE namatable ADD COLUMN fieldbaru tipe_data(ukuran) AFTER alamat;Karna posisi terakhir saya gunakan AFTER (sesudah) kolom alamat

h). Tambahkan kolom id (int 11) di awal (sebagai kolom pertama)! Perintah menambahkan field perintahnya seperti berikut ini : ALTER TABLE namatable ADD COLUMN fieldbaru tipe_data(ukuran) FIRST;

Karna posisi pertama saya gunakan FIRST (pertama) karna akan menjadi kolom awal/pertama.

i). Sisipkan sebuah kolom dengan nama phone (varchar 15) setelah kolom alamat!

Perintah menambahkan field perintahnya seperti berikut ini : ALTER TABLE namatable ADD COLUMN fieldbaru tipe_data(ukuran) AFTER alamat;

Karna posisi setelah alamat saya gunakan AFTER (sesudah) kolom alamat

j). Ubah kolom id menjadi char(11)!

Perintah mengubah type data perintahnya seperti berikut ini :

ALTER TABLE namatable MODIFY nama_field tipe_data(ukuran);

k). Ubah nama kolom phone menjadi hp (varchar 20)!

Perintah mengubah nama_field perintahnya seperti berikut ini : ALTER TABLE namatable CHANGE nama_fieldlama nama_fieldbaru tipe_data(ukuran);

l) Hapus kolom keterangan dari tabel!

Perintah menghapus nama_field perintahnya seperti berikut ini :

ALTER TABLE namatable DROP nama_field;

m). Ganti nama tabel menjadi data_mahasiswa!

Perintah merubah nama table perintahnya seperti berikut ini :

ALTER TABLE namatable RENAME nama_tablebaru;

n) Ganti nama field id menjadi nim!

perintah mengubah nama_field perintahnya seperti berikut ini :

ALTER TABLE namatable CHANGE nama_fieldlama nama_fieldbaru tipe_data(ukuran);

o).  Jadikan nim sebagai primary key!

Untuk menambahkan perintah PRIMARY KEY perintahnya seperti berikut ini :

ALTER TABLE namatable ADD PRIMARY KEY (nama_field);

 

mungkin hanya itu yang bisa saya jelaskan terkait praktik SQL Dasar, yaitu bagaimana perintah-perintah. Fungsi-fungsi DDL: CREATE, ALTER, RENAME, DROP dan juga fungsi DML. yang telah kita praktikan pada basis data, dan apa saja fungsi ataupun kegunaannya.

mohon maaf jika ada kesalahan kata dalam penulisan ini.

thank you very much. jangan lupa baca materi-materi selanjutnya ya !!

jangan lupa like and Comment yaa !! dan jika kalian masih ada error bisa kirim komentar di bawah ini..

 

“teruslah berkarya, karena kita adalah generasi penerus bangsa”

 

By Rianti Kinasih & Sasmitoh RR